Tuesday, May 22, 2018

Beda Aksi Di Jaman Batu & Aksi Di Jaman Now


Lagi-lagi, saya bilang bahwa: pengalaman adalah proses mengalami. Bagi saya pengalaman adalah hal pribadi, jadi harus melalui yang namanya proses mengalami. Setelah itu barulah ada belajar dari pengalaman. Jika pengalaman adalah harus melalui sendiri, maka beda lagi dengan belajar dari pengalaman, tidaklah harus dari pengalaman pribadi.

Belajar bisa dari pengalaman pribadi, bisa dari pengalaman orang lain.

Nah, belum lama ini saya belajar dari pengalaman seorang rekan bisnis online. Baru-baru ini saja. Seperti biasanya pebisnis online di tahun 2018 ini, banyak share info-info peluang bisnis, info produk dan manfaat produknya dan share posting-posting promosi bisnis onlinenya di facebook.

Saya diberitahu seorang rekan ini, tolong lihat statusku yang ini deh.. komentar-komentarnya ada yang lucu. Kali aja bisa jadi ide atau inspirasi, syukur2 bisa meng-creat sebuah gagasan unik namun efektif dalam membangun bisnis online kita.

Habis baca pesan inboxnya, saya langsung lihat profilnya dan mencari statusnya yang dia maksud. Lucu juga sih. Ada perdebatan lumayan panjang di situ. Membahas soal aktifitas berbisnis mereka, namun ada keberbedaan dalam memahami makna dari AKSI.

Saya bilang ke rekan saya ini: sebenarnya kalian nggak ada yang salah, sama-sama benar, nggak ada yang lucu, karena sama-sama betul... yaa... pikiran ente betul di jaman now, sedangkan pikiran temen ente itu betulnya di jaman batu dulu... 

Dan kami pun menertawakan kelucuannya.

Satu hal yang menarik bagi saya untuk saya bahas di sini adalah: AKSI DI JAMAN BATU makna-nya sudah nggak relevan lagi dengan kondisi dan situasi sekarang, sudah berbeda dengan makna AKSI DI JAMAN NOW.

Aksi Di Jaman Batu


Di jaman manusia purba: Pithecanthropus Erectus, Homo Wajakensis, Meganthropus paleojavanicus, atau Homo Soliensis, manusia disebut aksi ketika ia selalu berpindah-pindah, ketika ia berburu dengan kapak dan senjata dari batu, ketika ia bisa menangkap ikan dengan alat-alat sederhana. Membuat api, membakar hasil buruan dan bisa memberi kawanannya makan.


Aksi Di Era Sebelum Internet


Seorang member / distributor MLM di era 90an, akan disebut beraksi ketika ia berdandan sangat rapi, berparfum elegan, rambut disisir klemis-mlintis, keluar rumah dengan buku presentasi yang bagus, bawa buku catatan yang tebal (karena harus berisi daftar nama, plan aktifitas harian, dan lain sebagainya), bawa brosur banyak, dan bawa sample product untuk demo, pakai motor/mobil yang bagus (kreditan atau pinjaman, yang penting keren). Janjian bertemu calon prospek di tempat-tempat prestisius, dan banyak lagi pencitraan yang harus dibangun untuk melakukan ACTION.

Kalau belum kepanasan dan kehujanan di jalan, ia belum sempurna disebut ACTION. Kalau belum berdarah-darah membangun jaringan, ia belum disebut ACTION.

Aksi Di Jaman Now




Makna ACTION di jaman now (alias era internet, dimana komunikasi di dunia maya semakin kuat dan semakin menentukan hajat hidup manusia) sudah tentu sangat berbeda dengan era-era sebelumnya.

Seorang distributor / IBO / member sebuah perusahaan MLM bisa melakukan segala aktiftas bisnisnya hanya dengan leptop (atau smartphone) yang dilengkapi dengan koneksi internet.

Distributor kit, buku presentasi, brosur, buku daftar nama, kaset motivasi leader, daftar harga, brosur manfaat produk, marketing plan, dan semuanya bisa disimpan dalam leptop. Nggak perlu bawa sekoper alat tempur.

Landing page, ada di internet. Tinggal tekan CONNECT, langsung bisa sebar landing page di media sosial, chat, email dan banyak lagi.

Semua ada di leptop dan koneksi internet.

Itu saja.

Tak harus keluar rumah. Tak harus 18 jam ada di luar rumah. Tak harus berpakaian rapi dan berdasi. Tak perlu lagi melakukan pencitraan semu dengan mobil kreditan atau mobil pinjam orang tua dan diklaim hasil bisnis MLM. Hanya untuk meyakinkan calon prospek. Dan calon prospek yang deal join, hal pertama yang akan diajarkan selain company profile, product knowledge, business plan, PASTI dia akan diajarkan HOW TO DO PRESENTATION.

Pada How To Do Presentation ini, salah satunya dipenuhi cara menyampaikan manfaat produk, cara menyampaikan company profile, cara bikin orang kepingin punya penghasilan banyak saat menyampaikan business plan. Pastinya banyak tips & trik bagaimana meyakinkan calon prospek.

Di era internet, alias JAMAN NOW ini... ACTION itu bisa anda lakukan di sudut rumah anda, sambil pakai singlet dan kolor, sambil minum kopi, anda bisa actions di depan leptop saja.

Di era 90an, seorang member MLM disebut bisa presentasi, ketika ia bisa bisa menyampaikan informasi bisnis dengan baik, ketika ia bisa mengatur intonasi suara dan mengatur ekspresi sehingga menyenangkan. Maka di jaman now ini, anda tak butuh itu. Anda hanya butuh cara berkomunikasi online dengan baik. Anda manyun pun, kalau bisa bikin konten yang menarik bagi orang, maka anda sudah bisa presentasi.

Perbedaan makna, perbedaan pola dan perbedaan jaman inilah yang harus kita terima. Sehingga tidak akan ada lagi komentar di status facebook:

  1. Halah...kamu katanya bisnis kok fesbukan aja..
  2. Bisnis itu dilakukan, bukan hanya dishare di fesbuk aja...
  3. Katanya bisnis, kok di rumah aja...
  4. Omong kosong, kamu aja gak pernah keluar rumah... gimana bisa sukses...
  5. Bisnis MLM itu harus ACTION, jangan diam di rumah aja mainan leptop...
  6. (dan komentar-komentar sejenis, yang kerasa lucu... seperti debat ringan di status rekan saya di atas)
Pola-nya sudah berbeda, maka metode ACTIONnya pun pasti berbeda.

Orang purba yang menutup diri dari perubahan, ia akan tetap menyalakan api dengan menggesek 2 kayu kering hingga keluar api. Padahal teknologi kompor gas sudah ada.

Orang era pra-internet yang suka keliling-keliling mrospek, ketemu hanya 1-3 orang / hari...kemudian ia tertutup dari perubahan. Maka ia akan tetap kehujanan, kepanasan, keluar biaya banyak untuk penampilan, BBM motor/mobilnya, keluar pulsa buat telepon janjian ketemu. Padahal teknologi komunikasi sangat memungkinkan dengan sekali tekan enter, online sales letter atau landing page, tersebar dibaca ratusan bahkan ribuan orang calon prospek per hari.

Nah. Sekarang ada di jaman manakah anda?

Selamat mencoba berbisnis dengan internet, pakai kolor dan singlet di rumah, sepulang anda bekerja.

Sekian share dari saya kali ini. Silahkan kunjungi www.usaha.club jika anda ingin berbisnis online secara efektif dan efisien.

Salam sukses untuk anda, sejahtera bersama keluarga.



No comments:

Post a Comment