Saturday, April 14, 2018

Saya Sedang Belajar: Cara Sukses Dengan Blog

Sampai hari ini saya masih belajar ngeblog. Meski saya tahu bahwa pembelajaran apapun dalam hidup ini sepertinya tidak boleh usai. Saya tahu blog sejak 19 tahun silam, dan isyaAlloh saya coba terus belajar.

Selintas cerita. Kali pertama saya bisa bikin blog pada sub domain tripod.com, waktu itu blogspot dan wordpress masih belum tenar seperti sekarang. Blogspot masih belum diakuisisi oleh google (2013). Facebook & twitter belum ada. Dan proses membuat blognya tidak semudah sekarang.

Apa yang saya lakukan pada saat pertama kali saya bikin halaman online tersebut? Apa saja pokok pengalaman sederhana saya mengenal weblog atau website. Silahkan simak paparan singkat saya berikut ini:

Fase Pertama: Eksperimentatif

Fokus perhatian saya pada saat itu: proses pembuatan halaman per halaman, coba-coba bahasa html, dan semua yang sifatnya sebatas hobby.

Pada saat itu (tahun 1999 - 2000an) harga internet masih mahal. Internet belum semudah dan semurah seperti saat ini, dari rumah bisa, dan dari saku kita sudah ada internet.

Internet hanya saya temui di laboratorium praktik internet (waktu itu saya sambil kuliah di IKIP Malang, juga sempat ambil program internet di Magistra Utama Malang) dan yang kedua adalah warnet. Cuma 2 tempat itulah internet yang terjangkau sama saya. Di warnet sempat saya mengalami tarif internet Rp. 6.000 - 7.500/jam. Harga murah, biasanya tempatnya pengap, kumuh dan komputernya kalo loading lambat. Harga mahal biasanya komputernya sedikit lebih cepat dan ruangannya lebih bersih.

Sampai kami (saya dan teman-teman yang hobby internet) siap begadang cuma buat nunggu tarif internet yang murah.

Namun saya tetap gigih dan rela menyisihkan uang saku untuk internetan. Mungkin karena hobby juga kali ya. Karena kalau ditanya: berapa penghasilan saya dari internet pada saat itu? Pasti jawaban saya: minus.

Internet belumlah menjelma menjadi dunia maya secara utuh, di mana bisnis juga ada di dalamnya. Belum marak bisnis online, belum marak website yang menawarkan penghasilan dari internet, seperti saat ini.

Periode awal saya membuat blog, murni hobby. Dimana unsur eksperimentatif lebih dominan pada pikiran saya waktu itu. Kali pertama page yang saya buat adalah bangsakita.tripod.com, barusan saya coba akses halaman tersebut, tapi ternyata sudah tidak bisa diakses.

Hal eksperimentatif yang saya maksud hanyalah: coba-coba membuat halaman, coba-coba segala kode dan bahasa html, mulai soal warna, teks, dan grafis lain. Setelah dibuat dan setelah diuji-coba, ya sudah cukup begitu saja. Kemudian besok ke warnet lagi, semuanya dibongkar lagi, di uji-coba lagi yang berbeda dari kemarin. Kemudian keesokan harinya lakukan lagi, bongkar lagi, bikin lagi, dan terus begitu.

Tidak ada profit, tidak ada prestis, tidak ada benefit pada masa ini. Periode eksperimen ini saya lakukan semasa masih kuliah dan masih berada di lingkungan kampus.

Fase Kedua: Script & CMS

Setelah periode pertama, saya fokus pada pekerjaan. Saya melupakan blog, personal page, situs atau apapun namanya yang terkait dengan website. Saya cukup lama tidak mengakses internet untuk selain kepentingan pekerjaan.

Namun sampai juga suatu masa, dimana saya kembali intens online diluar urusan pekerjaan. Sekitar tahun 2010-an saat saya di Jogokaryan Yogyakarta. Awalnya diluar jam-jam saya bekerja, seperti biasa menusuri jalanan Yogyakarta dengan jalan kaki. Ternyata nggak jauh dari tempat tinggal saya ada sebuah warnet. Selintas terlihat bersih, komputernya selintas juga terlihat bukan komputer pentium II ke bawah. Saya lihat ada tempelan tarif Rp. 2.000 / jam, Rp. 5.000 / 3 jam. Tertariklah saya.

Saat itu saya mulai bikin blog lagi. Namun sudah bukan halaman html seperti pada periode eksperimen. Melainkan saya sudah coba otak-atik script, CMS (wordpress, joomla, dll), plug-in wordpress, dan lain-lain.

Masih iseng. Tapi sudah nggak murahan lagi. Karena saya juga sempat membeli domain TLD dan membeli sebuah script web iklan. Waktu itu.

Namun semua masih iseng dalam hal weblog / website. Saya melakukannya sebatas hobby. Tanpa ada tendensi prestis, tanpa ada orientasi profit maupun benefit.

Dari Yogyakarta saya dikirim ke Banjar-Ciamis Jawa Barat. Aktifitas online saya dalam hal web ini  terus berjalan. Apalagi saat saya di PT. Cahaya Mandiri Parahyangan waktu itu saya mendapat fasilitas netbook + modemnya + internetnya. Dimanapun saya bisa online untuk trading forex dan urusan pekerjaan. Tentu tak lupa pula menyalurkan hobby otak-atik script dan CMS.

Namun di akhir 2013, semua saya off. Perusahaan pailit. Dan saya harus melenggang melanjutkan hidup saya. Kembali saya jauh dari internet. Tak setiap hari saya bisa online di kamar. Meski itu berlangsung tak sampai setahun. Saya kembali bisa online lagi. Bahkan lebih intensif.

Fase Ketiga (saat ini): Bisnis Online

Alhamdulillah. Di fase ketiga saya menjelajah internet ini, saya bisa online kapan saja, dimana saja, dan lebih mengupayakan beraktifitas di internet yang ada hasilnya. Hobby ya boleh-boleh saja, tapi harus menghasilkan.

Telinga saya mendengar internet marketing sudah cukup lama memang. Namun kenal saja tidak cukup. Mendengar saja tidak cukup. Membaca saja "apa sih internet marketing", tidaklah cukup.

Harus ada upaya lebih untuk menerapkan dan melakukan langsung.

Pembelajaran saya kali ini bukan pada seputar cara membuat blog dan mengotak-atik bahasa html seperti fase pertama. Bukan pula pembelajaran untuk mengotak-atik script dan CMS lagi seperti fase kedua.

Namun kali ini saya bertekad untuk mebih memahami internet sambil mengarahkan segala pemahaman saya untuk sesuatu yang produktif. Sesuatu yang menghasilkan. Sesuatu yang bermanfaat.

Dan ternyata temuan saya, sampai saya posting tulisan ini adalah KONTEN ITU SANGAT PENTING. Saya sudah tak risau lagi dengan tampilan disain, saya tak risau lagi dengan template, dan seputar "fisik" sebuah web. KONTEN adalah hal yang tak terperhatikan dengan baik, oleh saya pada fase pertama dan fase kedua saya mengenal internet.

Saat ini saya sedang mendalami lebih jauh tentang konten. Apalagi setelah saya membaca soal google adsense, ternyata konten yang benar, baik dan bagus sangatlah penting.

Lantas apakah disain, tampilan, kecepatan loading page, dan segala hal "fisik" sebuah web tak penting lagi? Bagi saya tetaplah penting. Namun hal tersebut dipergunakan sebaik mungkin untuk mendapatkan hati mesin pencari. Dalam hal ini mesin google adalah yang utama.

Selain sedang belajar lebih dalam lagi soal KONTEN, secara umum saat ini Saya Sedang Belajar: Cara Sukses Dengan Blog.

InsyaAlloh apapun temuan saya soal Cara Sukses Dengan Blog akan saya share di sini.

Sekian curhat saya untuk kali ini. Semoga bermanfaat. Bermanfaat untuk saya, bermanfaat untuk anda.

Salam sukses untuk anda, sejahtera bersama keluarga.




No comments:

Post a Comment