Saturday, April 21, 2018

Kunci Sukses: Tetaplah Positif

Lagi-lagi saya terinspirasi untuk berbagi dengan "Kunci Sukses". Dan kali ini saya mengajak diri saya sendiri dan anda pembaca, untuk "Tetap Positif". Meskipun saya yakin, makna sukses antara kita pasti berbeda.

Ada yang menjadikan ilmu sebagai tolok ukur kesuksesan, jadi semakin pandai seseorang makin sukses dia. Ada diantara kita yang menganggap materi sebagai parameter kesuksesan seseorang, jadi makin kaya ia, makin sukses dia. Ada yang menganggap tahta dan wanita sebagai ukuran sukses tidaknya seseorang. Dan masih banyak tolok ukur lainnya.

Saya sempat menukil makna sukses untuk saya pribadi di posting saya sebelumnya, KLIK DI SINI. Sekaligus dengan sepenuh kesadaran bahwa saya tidak bisa memaksakan definisi sukses tertentu pada anda.

Kunci Sukses: Mengenal Tipologi Mitra Usaha (klik di sini)
Kunci Sukses: Ubahlah Diri Anda (klik di sini)

Kunci Sukses yang akan saya catat kali ini: Tetaplah positif.

Hati-Hati, Energi Positif Lebih Cepat Menular

Positif & negatif adalah dua sisi yang ada dalam diri kita semua. Asal anda manusia, anda punya sisi positif dan sisi negatif. Itu pasti. Hanya malaikat yang punya sisi positif saja. Dan hanya setan yang punya sisi negatif saja.

Positif & negatif adalah satu paket dalam diri kita. Karena itulah tiada manusia yang sempurna. Pasti ada kekurangan, pasti ada kesalahan.

Itu realita. Namun bukan soal bahwa positif & negatif itu satu paket dalam diri kita yang perlu kita waspadai. Tapi energi negatif dari sekitar kita, jauh lebih cepat menulari kita, dibanding energi positif. Begitu energi negatif ini menjangkiti diri kita dan mendominasi penentuan sikap pada diri kita, maka bukan hanya kita akan menjadi negatif, namun juga sedikit-demi-sedikit yang positif akan tersingkir dari diri kita.

Saya membahas positif & negatif ini bukan soal aura metafisik ya... namun lebih pada hati dan pikiran.

Hati yang POSITIF, ia lebih cenderung: husnudzon, jujur, percaya, optimis, semangat, tekun, berani, amanah, dan lain sebagainya.
Sedang yang NEGATIF cenderung: suudzon, pembohong, curiga, pesimis, lemas, pemalas, penakut, pengkhianat, iri, dengki, dan lain sebagainya.

Menularnya hal negatif itu, terasa dalam diri Anda seorang pebisnis MLM. Setelah bertemu upline anda, sangat mungkin anda semangat dan optimis, yakin bahwa "9 dari 10 pintu rejeki adalah berdagang". Dan MLM adalah perdagangan menggunakan pola pemasaran berjenjang. Halal. Optimis bahwa masa depan lebih baik milik anda bisa diperjuangkan.

Habis ketemu upline, anda pulang. Bertemu tetangga anda yang pengangguran dan pemalas. Anda disapa: dari mana, kok sampai malam begini...

Anda menjawab apa adanya, sebab anda tahu bahwa tetangga anda tetaplah manusia yang bisa anda ajak berbisnis MLM sebagai team anda.

Namun pengaruh positif yang anda pancarkan kalah dengan pengaruh negatif tetangga anda yang satu ini. Dia bilang ke anda: oooh itu penipuan bisnis itu, ijin BPOM, Halal MUI, SIUPL, APLI dan lainnya itu mah rekayasa mereka aja. Mending nganggur lah. Saya dulu sudah ikutan yang kayak gitu-gitu... tapi gagal.. daftar saja sudah jutaan. Disuruh cari orang. Gak dapat orang. Susah bisnis MLM itu. Gak resmi. Di Indonesia dari dulu juga dilarang. Agama juga melarang. Itu haram sebenarnya. Dan lain seterusnya...

Habis ngobrol sebentar. Anda masuk rumah. Berbaring di tempat tidur. Mata anda menatap langit-langit kamar. Suara sisi negatif pikiran anda bicara: bener juga dia... usianya sudah tua, pasti pengalaman dulu-dulunya banyak... ah saya tertipu si upline...

Dialog itu permisalan saya saja. Untuk menggambarkan kebanyakan pengalaman sekitar kita. Bahwa sisi negatif itu lebih cepat menular. Hati-hatilah.

Cara Menjaga Agar Tetap Positif

Semangat dan hal positif lainnya dalam diri kita itu seperti tanaman yang harus mendapat siraman air, mineral nutrisi tanah dan cahaya matahari yang cukup.

Menjaga agar semua sisi positif anda dan atau meningkatkan lebih positif dan lebih kuat. Anda bisa mengantisipasinya dengan beberapa hal, diantaranya:

Baca Buku Positif

Cobalah anda ke toko buku atau perputakaan terdekat. Beli atau baca saja buku-buku motivasi, kepribadian, biografi orang sukses dan segala buku positif lainnya. Hindari membaca koran atau nonton TV yang isinya dominan berita kriminal dan perselingkuhan.

Buku positif akan membuka pikiran anda untuk terbuka terhadap kebaikan. Membuat pikiran anda dengan sangat mudah mendeteksi dan mengidentifikasi pikiran negatif menguasai hati anda.

Lakukan Afirmasi Positif Setiap Hari

Afirmasi itu sebenarnya ungkapan positif yang anda lakukan pada diri anda sendiri. Bisa berwujud kalimat positif untuk diri anda sendiri. Afirmasi positif mampu merangsang otak untuk mereformulasi pengetahuan, pengalaman dan memori anda, untuk mencari cara mendukung hal positif tersebut. Hal ini bisa mempengaruhi alam bawah sadar anda untuk menumbuhkan persepsi positif terhadap diri anda sendiri.

Afirmasi positif yang dilakukan setiap hari, akan mensugesti dan menggerakkan anda lebih positif, untuk diri anda sendiri.


Bijak Berinternet Untuk Berburu Konten Positif

Manfaatkan internet sebagai sumber hal-hal positif. Manfaatkan itu untuk membangun diri anda. Tepislah anggapan negatif masyarakat sekitar anda yang kebanyakan memanfaatkan internet untuk selingkuh, untuk pornografi, dan lain sebagainya.

Bergaul Dengan Orang Positif

Pergaulan itu penting. Ibaratnya telor elang, jika dierami oleh ayam, ia tetap menetas sebagai elang. Secara fisik ia adalah anak elang. Jika dilanjutkan sampai besar, dan anak elang tidak diperlihatkan adanya burung elang terbang diangkasa, pasti ia tak bisa terbang. Fisiknya saja elang, dalamnya ayam. Nyalinya ayam. Makanannya makanan ayam. Sikap dan perilakunya, ayam. Bukan elang.

Tidak ada ruginya anda disebut sombong oleh orang-orang negatif, jika anda betul-betul meninggalkan mereka. Nggak ada ruginya disebut angkuh oleh mereka. Sebab jika anda tidak menjauh dari orang-orang negatif, anda akan menjadi negatif sama seperti mereka.Bergaul-lah dengan orang positif, dan hindari komunikasi lama dengan orang negatif.

Temukan cara lainnya dengan membaca buku dan konten internet yang positif. Sebab banyak panduan bagaimana hidup menjadi lebih sholeh, lebih baik dan lebih positif.

Sekian share dari saya. Berpikir Positif, Awal Hidup Lebih Positif.
Salam sukses untuk anda, sejahtera bersama keluarga.



No comments:

Post a Comment